LABUHANBATU | infoseputarsumut.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu. Seorang pria berinisial Muhammad Tabah Sipahutar alias Tebe (34) berhasil diamankan di Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kanit II Satres Narkoba IPDA R. Situngkir, S.H., bersama personel AIPDA NC. Gulo, Brigadir Fajar W. Sukma, Brigadir Hardi Siregar, dan Briptu M. Arys Budiman.
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,10 gram, empat bungkus plastik klip kosong, uang tunai sebesar Rp100 ribu, satu alat hisap sabu (bong), satu timbangan elektrik, satu unit telepon seluler merek Infinix warna hijau, satu pipet berbentuk sekop, serta satu kaca pireks.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, S.H., mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Labuhanbatu dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya dan rencananya akan diperjualbelikan. Pelaku juga mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria yang dikenal dengan panggilan Hasibuan, yang saat ini masih dalam penyelidikan petugas,” ujar AKP Aswin Irwan.
Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satres Narkoba Polres Labuhanbatu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, polisi terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok narkotika yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Polres Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba dan mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.












Leave a Reply