LABUHANBATU | infoseputarsumut.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Labuhanbatu terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar seleksi fisik terhadap 272 atlet dari 25 cabang olahraga di Stadion Binaraga Rantauprapat pada 15–16 Juli 2026.
Seleksi fisik tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Porabudpar) Kabupaten Labuhanbatu yang diwakili Ahmad Faisal Hasibuan, S.Or. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kondisi fisik merupakan faktor utama yang menentukan kemampuan atlet dalam menghadapi persaingan di ajang Porprovsu.
“Tes fisik ini menjadi dasar untuk mengetahui kondisi masing-masing atlet. Hasilnya akan menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terarah sehingga atlet mampu meningkatkan performa dan siap bersaing membawa nama baik Kabupaten Labuhanbatu,” ujarnya.
Ketua Satgas Porprovsu 2026 KONI Labuhanbatu, Ade Huzaini, mengatakan seleksi fisik merupakan bagian dari strategi pembinaan prestasi yang dilakukan secara objektif dan profesional.
“Atlet yang memiliki kesiapan fisik yang baik tentu akan lebih siap menghadapi pertandingan. Karena itu, seluruh proses seleksi dilakukan secara ilmiah agar menghasilkan kontingen terbaik yang siap bertanding di Porprovsu 2026,” katanya.
Pelaksanaan tes fisik dipimpin langsung oleh Dr. Rinaldi Aditya, S.Pd., M.Pd., dosen tetap Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Binaguna Medan, bersama timnya. Para atlet menjalani berbagai tahapan pengujian, mulai dari tes daya tahan, kekuatan, kecepatan, kelincahan hingga kebugaran sebagai bahan evaluasi kondisi fisik masing-masing.
Kegiatan tersebut turut dipantau jajaran pengurus KONI Labuhanbatu, di antaranya Wakil Ketua Pembina Ginting, Sekretaris Syaiful Anwar Nasution, Bendahara Wesly Panjaitan, serta Ketua Bidang Prestasi yang juga Sekretaris Satgas Porprovsu 2026, Samtidar.
Saat dikonfirmasi pada Jumat (17/7/2026), Samtidar menjelaskan bahwa seleksi fisik selama dua hari tersebut diikuti 272 atlet dari 25 cabang olahraga.
Adapun cabang olahraga yang mengikuti seleksi meliputi akuatik (11 atlet), sepak bola (21), bridge (4), petanque (10), karate (26), futsal (15), gateball (5), pencak silat (12), kick boxing (8), tarung derajat (6), muaythai (10), angkat berat (10), bola voli (29), bulu tangkis (10), atletik (21), binaraga/fitness (7), menembak (4), catur (5), sambo (5), tinju (8), gulat (8), judo (8), biliar (12), tenis meja (8), dan taekwondo (9).
Selain pelaksanaan seleksi fisik, Satgas Porprovsu bersama Tim Pengawasan dan Pendampingan (Wasping) II juga terus mengawal seluruh tahapan persiapan kontingen. Pengawasan dilakukan mulai dari koordinasi lintas bidang, pembinaan atlet, pemantauan program latihan, pelayanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan atlet menjelang pelaksanaan Porprovsu Sumatera Utara 2026.
Ade Huzaini berharap, melalui seleksi fisik yang dilakukan secara menyeluruh dan berbasis ilmu pengetahuan, KONI Labuhanbatu mampu membentuk kontingen yang tangguh, berdaya saing tinggi, dan mampu meraih prestasi terbaik di Porprovsu 2026.
“Kami optimistis dengan persiapan yang matang dan pembinaan yang terukur, atlet-atlet Labuhanbatu mampu tampil maksimal serta mengharumkan nama daerah pada Porprovsu Sumatera Utara 2026,” pungkasnya.













Leave a Reply